Kuliner Komering · 04/07 · Ikan Fermentasi
Bekasam
Ikan fermentasi goreng
Ikan yang “ditidurkan” bersama nasi dan garam, lalu digoreng renyah dengan bawang dan cabai. Asam-asinnya bikin nambah nasi!

Bekasam lahir dari kearifan masyarakat sungai. Saat tangkapan iwak melimpah, ikan dibersihkan, dilumuri siya (garam), dicampur nasi atau beras sangrai, lalu disimpan rapat selama beberapa hari.
Fermentasi alami inilah yang membuat ikan awet sekaligus memberi rasa poros (asam) dan gurih yang khas — rasa yang tidak bisa didapat dari ikan segar.
Cara menikmati
Goreng bekasam bersama bawang handak dan cabi sampai butiran nasinya kering dan renyah, seperti di foto. Sepotong kecil sudah cukup untuk sepiring kan.
Tahukah kamu?
Fermentasi adalah “kulkas” para leluhur. Jauh sebelum ada lemari es, cara ini membuat hasil sungai bisa disimpan jauh lebih lama.